Sutradara Joe Wright mengambil pendekatan eksperimental dengan menempatkan sebagian besar aksi film di dalam sebuah teater tua yang beralih fungsi. Perubahan latar terjadi secara organik layaknya pergantian set panggung, mulai dari ballroom yang megah hingga stasiun kereta yang berasap. Pendekatan ini dimaksudkan untuk mencerminkan betapa kaku dan "terawasi"-nya kehidupan bangsawan Rusia saat itu, di mana setiap orang merasa seolah sedang tampil di atas panggung.
As their affair intensifies, Anna finds herself trapped between her desire for Vronsky and the rigid expectations of her marriage. Her husband, Karenin, initially demands discretion to protect his reputation, but Anna’s heart is "too aflame" to remain secretive. She eventually abandons her family for a life with Vronsky, only to face social ostracism that Vronsky, as a man, largely escapes.